Tuesday, 1 November 2011

Penduduk, Individu, Kelompok, Masyarakat, Urbanisasi

A.      Pengertian Individu
Individu berasal dari kata latin, “individuum”  yang artinya “ yang tak terbagi”.  Dapat disimpulkan bahwa individu adalah sebuah sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kumpulan / kesatuan paling kecil dan terbatas. Kaitannya dengan Ilmu social adalah individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwa yang majemuk, dan menekankan penyeledikan kepada kenyataan / realitas hidup yang istimewa, tak seberapa dapat mempengaruhi kehidupan manusia.
B.      Pengertian Pertumbuhan
            Pertumbuhan adalah perubahan atau metamorphosis ke arah / menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa.  Ini disebut dengan proses. Menurut beberapa ahli, pertumbuhan adalah proses asosiasi, pada proses ini yang menjadi utama adalah bagian – bagian. Bagian – bagian inilah yang terkait satu dengan yang lain membentuk suatu asosisasi.  Menurut para psikolog, pertumbuhan adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dari sifat mula – mula yang asosisal atau juga social kemudian tahap demi tahap di sosialisasikan.

C.      Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan
Beberapa factor yang ada yaitu:
a.      Faktor Pendirian Nativistik
Faktor ini disebabkan karena adanya pendapat bahwa pertumbuhan individu itu semata – mata ditentukan oleh factor keluarga / garis keturunan/ bawaan dari lahir. Sebagai contoh seorang ayah yang ahli dalam bidang seni, mempunyai anak yang nantinya akan sama seperti ayahnya, yaitu sebagai seniman.

b.      Faktor Pendirian Empiristik dan Environmentalistik.
Pendirian ini berlawanan dengan Nativistik, pertumbuhan individu semata – mata tergantung pada lingkungan.  Pendirian ini adalah kelanjutan dari faham emperisme.

c.        Faktor pendirian Konvergensi dan interaksionisme.
Faktor ini lah yang paling banyak diikuti oleh para ahli , suatu modifikasi yang sering dianggap sebagai perkembangan lebih jauh, pendirian ini dapat diartikan pandangan dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar (turunan) dan lingkungan dapata menentukan pertumbuhan individu.

D.     Fungsi Keluarga
Keluarga adalah unit terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Secara umum, fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan –pekerjaan atau tugas – tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu sendiri. Fungsi – fungsi yang lain dapat di deskrisikan sebagai berikut :
a.      Fungsi Biologis :    Menyediakan persiapan perkawinan bagi anak – anaknya.
b.      Fungsi Pemeliharaan:  Melindungi tiap – tiap anggota keluarga dari gangguan –gangguan udara/ penyakit/bahaya.
c.       Fungsi Ekonomi:    Menyedikan makan dan minum, kebutuhan pakaian untuk menutup tubuh, dan kebutuhan tempat tinggal.
d.      Fungsi Keagamaan:           mewajibkan untuk menjalankan / memeluk agama sesuai dengan ideology Pancasila.
e.      Fungsi Sosial :        mempersiapakan anak – anaknya dengan bekal – bekal untuk bersosialisasi dengan lingkungan luar, menerapkan nilai – nilai dan norma norma yang ada.

E.      Pengertian Keluarga dan Masyarakat
Keluarga adalah manifestais daripada dorongan seksual sehingga landasan kehidupan seksual suami istri.  Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerit dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, esensial , enak dan berkehendak bersama – sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing – masing anggotanya.

Masyarakat adalah Suatu kebulatan daripada segala Perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia.
Penggolongan masyarakat :
a.      Masyarakat sederhana ( primitive) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin.
b.      Masyarakat modern (maju). Merupakan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.
Perbedaan masyarakat industry dan masyarakat non – industry
Non industry, umumnya hanya terikat dengan pekerjaan , keahlian tertentu , berbeda dengan masyarakat industry, masyarakat ini lebih merasakan perkejaan itu dikerjakan karena kebutuhan dan adanya rasa senasib sepenganggungan.

F.       Hubungan antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat
a.      Makna individu, yang tidak dapat dibagi – bagi / dipisahkan lagi.
b.      Makna keluarga, Kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat.
c.       Makna masyarakat, Kumpulan dari inidividu – individu yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama dalam waktu yang lama.
Individu, keluarga dan masyarakat merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Manusia adalah makhluk social tidak dapat hidup tanpa orang lain, oleh karena itu, individu membentuk keluarga, keluarga tidak terlepas dari masyarakat, maka dari itu, masyarakat adalah kumpulan dari keluarga – keluarga.

G.     Urbanisasi
Urbanisasi adalah perpindahan masyarakat desa ke kota.         Hal ini disebabkan oleh adanya keinginan perubahan masyakat desa menjadi masyarakat kota, dan sebuah daearah mempunyai daya tarik sedemikian rupa, sehingga orang – orang / pendatang semakin banyak. Sebab – sebabnya  secara umum dapat dideskripsikan sebagai berikut:
a.      Daerah termasuk pusat pemerintahan contohnya  Jakarta.
b.      Letak tempat tersebut strategis untuk usaha/perdagangan.
c.       Timbul industry di daerah tersebut, yang memproduksi barang – barang maupun jasa – jasa.


Sumber : Diktat Kuliah  - MKDU ILMU SOSIAL DASAR , Penerbit GUNADARMA

No comments:

Post a Comment