A. Internalisasi Belajar dan Spesialisasi
Pemuda adalah generasi penerus bangsa yang di dalam dirinya ditanamkan / dibebani bermacam – macam harapan, salah satunya adalah masa depan yang cerah, dari generasi di atasnya yaitu generasi tua. Sedangkan sosialisasi adalah proses pembauran/penyesuaian diri dengan lingkungan sekitar. Hubungannya dengan pemuda adalah dengan sosialisasi yang baik, maka masa depan pemuda tersebut dapat terjamin, lain hal jika dalam proses sosialisasi, pemuda memilih sosialisasi yang buruk, dan akan berakhir buruk pula.
Pemuda sebagai penerus generasi bangsa mempunyai peranan penting di dalam hidupnya. Salah satunya adalah membangun bangsa dan Negara yang aman, damai, tentram, maju dan memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik dan benar. Kreatifitas pemuda juga diperlukan dalam pembangunan ini, sehingga pembangunan bangsa ini dalam jangka panjang tetap berkesinambungan dan dapat terwujud.
B. Pemuda dan Identitas
Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda adalah, semua pihak yang turut serta dan berkepentingan dalam penanganannya menggunakan pola dasar yaitu keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0323/U/1978 sebagai pedoman sehingga pelaksanaan pembangunan generasi muda dapat terarah, menyeluruh dan terpadu serta dapat mencapai sasaran dan tujuan yang dimaksud. Pola – pola dasar tersebut disusun berlandaskan:
1. Landasan idiil : Pancasila
2. Landasan konstitusional : Undang – Undang Dasar 1945
3. Landasan strategis : Garis – Garis Besar Haluan Negara
4. Landasan historis : Sumpah Pemuda Tahun 1928 dan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
5. Landasan normative : Etika, tata nilai dan tradisi luhur yang hidup dalam masyarakat
Pengertian Pokok Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda:
a. Generasi muda sebagai subyek pembinaan dan pengembangan adalah mereka yang telah memiliki bekal - bekal dan kemampuan serta landasan untuk dapat mandiri dalam keterlibatannya secara fungsional bersama potensi lainnya, guna menyelesaikan masalah – masalah yang dihadapi bangsa dalam rangka kehiduapn berbangsa dan bernegara serta pembangunan nasional.
b. Generasi muda sebagai obyek pembinaan dan pengembagan ialah mereka yang masi memlerlukan pmebinaan dan pengembanan kearah pertumbuhan potensi dan kemampuan – kemampuannya ke tingkat yang optimal dan belum dapat bersikap mandiri yang melibqatkan secara fungsional.
Masalah – masalah yang dapat timbul pada generasi muda:
a. Menurunnya jiwa idealism, patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
b. Belum dapat gambaran akan masa depannya
c. Tidak ada keseimbangan atar jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia, formal maupun informal.
d. Sempitnya lapangan pekerjaan serta tingginya tingkat pengangguran di generasi muda, mengakibatkan penurunan produktirvitas nasioanl dan akibat terburuk ialah dapat memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional
e. Kekurangan gizi,
f. Perkawinan di bawah umur terutama di daerah pedesaan
g. Pergaulan bebas yang membahayakan sendi perkawinan dan kehidupan keluarga
h. Kenakalan remaja/penyalahgunaan narkotik
i. Peraturan perundangan menyangkut generasi muda belum ada
Potensi yang dimiliki oleh pemuda:
a. Idealism dan daya kritis.
b. Dinamika dan kreatifitas
c. Keberanian mengambil resiko
d. Optimis dan kegairahan semangat
e. Sikap kemandirian dan disiplin murni
f. Terdidik
g. Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan
h. Patrotisem dan nasioanlisme
i. Sikap kesatria
j. Kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi
Tujuan Pokok sosialisasi:
· Tiap orang mendapatkan ilmu pengetuahuan yang dibutuhkan di dalam masyarakat
· Individu dapat berkomunikasi efektif dan mengembankan kemampuannya
· Pengendalian fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan – latihan mawas diri yang tepat.
· Bertingkah laku selaras dengan norma atau tata nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada lembaga atu kelompok khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Sumber: MKDU GUNADARMA
No comments:
Post a Comment